Puisi oleh:
Pirdaus Palawero
Tersenyumlah untuk kesepianku
Tertawalah untuk kesendirianku
Menarilah untuk kepedihanku
Tersenyumlah, tertawalah, menarilah
Karena aku tak akan pernah menghiraukanmu
Berdansalah diatas tangis pilu hatiku
Bernyanyilah diatas puing reruntuhan tebing-tebing kalbuku
Bercumbulah diatas lumuran darah hati rapuhku
Dan aku takkan pernah menghiraukanmu
Biarkan kuterduduk dalam kesepianku
Dan merenungi keterpurukannku
Biarlah kuterduduk dalam kesendirianku
Dan menikmati pahitnya kegagalanku
Biarlah aku tersenyum,tertawa
Diantara tangis pilu hatiku
Biarlah aku menari dan bernyanyi
Diantara puing reruntuhan hati rapuhku
Karena kuyakin hidup tak selamanya terpuruk
Karena kuyakin suatu saat nanti
Aku akan menari dan bernyanyi dalam kebahagiaan
Karena kuyakin suatu saat nanti
Aku akan tersenyum dan tertawa dalam kesuksesanku.
Palangka Raya,3 November 2004
No comments:
Post a Comment