FIDOBONE

TARO ADA TARO GAU'

Thursday, 1 December 2011

Suzuki Jet Coolet


Pagi itu masih agak gelap, pengguna jalan pun hampir tidak ada. Aku baru saja pulang dari pasar membeli udang. Membeli udang memang harus pagi-pagi sekali karena harus berebut dengan pembeli lain. Udang besar alias lopster di palangka raya tergolong langka bahkan terkadang kosong di pasaran. Oh ya sebenarnya aku bukannya mau bercerita tentang udang, jenis-jenis udang atau tentang penyebab kelangkaan udang di Palangkaraya, tapi yang ingin aku ceritakan disini yaitu tentang motor Suzuki jet coolet 100 cc keluaran tahun 70 an. Nah, pagi itu baru saja pulang dari pasar. Aku melewati jalan didepan rumah sakit Doris Silvanus. Dari kejauhan sekitar radius 100 meter aku melihat di lampu merah pertigaan antara jalan Diponegoro dan jalan meuju rumah sakit yang aku lewati, sebuah kendaraan roda dua Suzuki jet coolet yang di kendarai oleh seorang lelaki yang berumur sekitar 40 tahunan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah bundaran kecil. Pas di pertigaan dia mau belok kearah rumah sakit jalan yang aku lewati namun dia tidak mengurangi kecepatan motornya. Naas bagi dia, disaat dia berbelok, dia tidak mampu mengendalikan motornya sehingga motornya tidak berbelok sempurna. Dia berusaha untuk menghentikan motornya dengan menginjak remnya namun remnya tidak berfungsi. Naga-naganya dia menabrak trotoar dan terjun ke got bersama motor kesayangannya. Aku sempat terperangah melihat kejadian itu namun akhirnya aku tertawa terbahak-bahak. Yang mebuat aku tertawa karena aku berpikir pasti mampus dah orang itu, pasti remuk tulang-tulangnya, pecah kepalanya, patah giginya, hilang jempolnya, dan gak bakalan bisa bangun lagi, namun diluar dugaanku orang separuh baya tersebut langsung berdiri mengangkat motor bututnya dan menaikkannya dari got. Kupikir lebih cepat waktu jatuhnya tapi ternyata lebih cepat lagi bangkit mengamankan motor butunya. Sepertinya motor bututnya itu sesuatu banget karena dia lebih memperhatikan motornya dibandingkan memperhatikan dirinya sendiri yang mungkin saat itu sedang terluka atau kesakitan. Atau mungkin dia berpikir kalau dia cepat-cepat mengangkat motornya tidak ada yang tahu kalau dia barusan terjun ke got. Hihihi...padahal aku uda dari tadi memperhatikannya dari jauh dan ketawa abis-abisan...kasian banget ya...
Dari ceritaku ini aku pengen berpesan ama teman-teman:
1. Kalau mau berbelok harap dikurangi kecepatan kendaraannya.
2. Sebelum memakai kendaraan, harap di cek terlebih dahulu apakah rem atau lain sebagainya sudah berfungsi dengan baik
3. Jangan sok gengsi kalau uda jatuh. Kalau sakit ya bilang sakit jagan sok jagoan langsung ngangkutin motor sendirian tanpa meminta pertolongan ama orang lain. Jangan-jangan pas sampai dirumah langsung koit.
4. Sebelum berkendaraan Jangan lupa semua orang dirumah disalamin (jabat tangan), karena siapa tahu pas dijalan kamu kecelakaan dan mati sebelum minta maaf. Hehehe....

1 comment:

  1. Hahaha...aku yakin tu orang pas sampai dirumah langsung nangis-nangis kesakitan....hahaha...

    ReplyDelete