FIDOBONE

TARO ADA TARO GAU'

Thursday, 25 June 2015

BERIBADAH 400 TAHUN

beribadah selama 400 tahun mungkin ini hal yang mustahil dilakukan karena jangankan mau beribadah 400 tahun lamanya, umur manusia pada zaman ini saja paling hanya sampai 80 tahunan, itu pun kalau Allah memberi umur panjang.
Siapa yang tidak bangga dan bahagia bisa beribadah selama 400 tahun. Mendapat hidayah dan istiqomah serta sabar dalam beribadah kepada Allah adalah sebuah anugerah yang tak ada bandingannya. Sungguh beruntung mereka yang mendapat petunjuk serta bimbingan dari Allah SWT.
Sehubungan dengan judul diatas, maka kali ini aku mau bagi-bagi kisah yang menurut aku sangat inspiratif buat melecut semangat kita dalam beribadah kepada Allah SWT. Kisah ini adalah oleh-oleh dari sholat tarawih di masjid raodhatul Jannah di jalan mh. Tamrin kota palangka raya.
Malam ketujuh bulan ramadhan di tahun 2015 ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2015. Seperti biasa setelah sholat isya secara berjamaah dilaksanakan, selalu ada siraman rohani/ ceramah agama untuk mengingatkan segenap umat yang hadir pada malam hari ini.
Pak ustad pun menyampaikan ceramahnya dengan bahasa yang mudah dicernah serta dibumbui dengan guyonan agar para jama’ah tidak mengantuk. Beliau mengisahkan tentang nabi Isa AS. Nabi Isa memiliki kesenangan berkelana dari gunung ke gunung yang lainnya. Pada hari itu berjalan kesebuah gunung, ketika Nabi Isa berada di puncak gunung tersebut, jauh dilembah di bawah sana, beliu melihat batu bercahaya putih ( amun wayah ni nemu batu nang kaitu bah sugih tu pang. Dijual 50 milyar. Maklum lagi musim gila batu) Karena penasaran maka beliapun mendatangi batu tersebut. Sesampai di sana, beliau pun menghampiri batu terbut. Tiba-tiba batu tersebut terbelah dan keluarlah sesosok manusia berjubah putih dari dalam batu tersebut.
"Wahai syekh, sedang apa engkau di dalam batu tersebut?" tanya Nabi Isa pada orang tersebut.
"Aku sedang beribadah kepada Allah SWT" jawab orang tersebut.
"Bagaimana caranya engkau bertahan hidup. Makan dan minum?"
"Setiap apa yang terlintas di benakku, maka akan muncul di hadapanku"
Nabi pun bertanya kepada Allah "adakah orang yang lebih hebat dari syekh tersebut ya Allah.?
"Ada" jawab Allah " yaitu ummat Nabi Muhammad, ketika bulan ramadhan dia mengisinya dengan beribadah dengan sebaik baiknya ibadah selama 1 bulan penuh. maka nilai pahalanya sama dengan beribadah selama 400 tahun".
Dari sepenggal kisah diatas, kita bisa memetik hikmah bahwa betapa mulianya bulan ramadhan sehingga sebuah ibadah diganjar dengan nilai pahala yang berlipat-lipat ganda. Selain itu kita tidak usah berkecil hati dengan umur kita yang hanya paling panjang berkisar 80 tahunan, karena dengan rahmat bulan ramadhan kita bisa beribadah selama 400 tahun.
Maka kita yang diberi kesempatan oleh Allah SWT menginjak bulan ramadhan agar memanfaatkannya sebaik mungkin sehingga kita termasuk orang-orang yang beribadah selama 400 tahun yang pada akhirnya surga yang kita impikan dapat kita gapai.
Wassalam...



No comments:

Post a Comment