Kali ini aku mau bagi-bagi tips bagi para kaum hawa tentang bagaimana cara menghindari tindak perkosaan. Namun sebelum aku memaparkan secara terang benderang Tipsnya terlebih dahulu aku menceritakan kronologi timbulnya ide Tips ini. Begini ceritanya…(intonasi versi Kismis- acara horor di tv).
Tadi kami lagi ngobrol-ngobrol santai sambil minum teh ditemani keripik jamur merang. Aku, pak mus, bu Ris lagi ngobrolin seputar kriminologi. Maklum kami pengamat kriminologi. Hehe…kisahnya she.
Aku melontarkan topik tentang kasus pembunuhan yang di lakukan oleh Joko (cewek) terhadap pacarnya. Dari kabar yang beredar bahwa Joko membunuh pacarnya dan memutilasi alat kelaminnya (maaf kalau kedengaran wuek).
Namun menurut pengakuan Joko yang digali oleh bu Ris bahwa bukan Joko yang melakukan pembunuhan itu. Sedangkan menurut analisa pak Mus bahwa mungkin memang bukan Joko yang membunuhnya tapi bapaknya Joko. Karena Joko adalah anak tunggal yang sangat disayangi oleh orang tuanya. Ketika melihat anaknya tersakiti diputus cinta oleh pacarnya maka bapaknya pun sakit hati yang kemudian membunuh dan memutilasi pacar si Joko. Karena pembunuhan itu tidak ada saksi maka Joko pun pasang badan untuk menyelamatkan bapaknya dari hukuman, mengingat bapaknya adalah tulang punggung keluarga yang statusnya sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintah di kotanya.
Namun menurut aku kalau memang bapaknya Joko pelakunya kenapa si Joko tidak mengakui kalau dia yang membunuhnya saat ditanya sama bu Ris, sedangkan niatnya adalah pasang badan menyelamatkan bapaknya. ini akan jadi masalah bila ada yang keberatan dan mengusut kembali kasus itu.
Kami menyeruput teh sambil menerawang apa yang sebenarnya terjadi.
Tiba-tiba pak mus mengankat topik baru yang kedengarannya melenceng dari topik pertama, namun sebenarnya ada sedikit keterkaitan. Perbuatan asusila merupakan Latar belakang terjadinya kasus pembunuhan pacar Joko begitupun dengan topik yang diangkat oleh pak Mus berkaitan dengan perbuatan asusila.
Pak mus melontarkan tentang tips menghindari tindak perkosaan. Topik ini merupakan topik yang sangat berharga bagi para kaum Hawa dan kaum waria (hihi) yang selalu jadi objek pemerkosaan oleh para lelaki napsuan tingkat dewa (istilah anak gaul jaman wayah ini).
Kata pak Mus cara menghindari tindak perkosaan yaitu…
Pada saat laki-laki tersebut ingin memperkosa kita maka kita harus pura-pura mau melayani laki-laki tersebut. Kita suruh membuka semua pakaian si pemerkosa tersebut sambil berpura-pura pasrah. Setelah pemerkosa tersebut telanjang bulat (maaf ya bikin wuek), kita pura-pura membuainya dan pada satu kesempatan kita tendang alat vitalnya (kemaluannya alias cecak rowonya alias anunya) kemudian kita melarikan diri sambil berteriak minta tolong. hahaha..kami tertawa karena tipsnya terdengar nyeleneh. terdengar seperti guyonan aja, tapi masuk akal juga. hehe
Selain itu agar terhindar dari perkosaan maka hal-hal yang harus kita lakukan adalah:
1.bentengi diri dengan keahlian bela diri agar bisa melawanan si pemerkosa.
2.Jangan menggunakan pakaian yang bisa mengundang syahwat seperti berpakaian minim, terbuka. Usahakan memakai pakaian tertutup.
3.Usahakan selalu membawa bodyguard. Tidak jalan sendirian.
4.pakai sabuk pengaman anti perkosaan buatan swedia.
5.pakai pakaian dalam berlistrik asal india.
6.jangan lupa berdoa kepada Tuhan agar selalu dilindungi dari segala marabahaya.
Nah itulah sedikit tips yang bisa aku bagikan sama teman-teman kaum hawa . bila teman-teman punya ide untuk menghindari tindak perkosaan harap ditulis di kolom komentar.
Wassalam……
Wassalam……

No comments:
Post a Comment